Tanoto Foundation Mendukung Perbaikan Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi Indonesia

By | Nov 29, 2016

tonoto-foundation

Pendidikan memiliki arti penting bagi sebuah bangsa. Pendidikan berkualitas yang mudah untuk diakses semua rakyatnya, akan memajukan kondisi negara tersebut. Sayangnya, pendidikan tinggi berkualitas di Indonesia masih sulit untuk diakses semua orang, terutama yang berada di pedalaman.

“Angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia tahun 2015 adalah 33 persen. Berarti hampir 70 persen lulusan SMA tidak mengakses pendidikan tinggi karena berbagai alasan. Salah satunya adalah kendala dana,” jelas Ketua Pengurus Tanoto Foundation, Sihol Aritonang.

Fakta inilah yang membuat Tanoto Foundation konsisten bergerak di bidang pendidikan sejak didirikannya hingga saat ini. Yayasan yang didirikan oleh pengusaha sukses Indonesia, Sukanto Tanoto, tetap menjaga program beasiswa Tanoto Foundation yang rutin diberikan setiap tahun agar terus berjalan.

Sihol menargetkan akan ada sekitar 800 orang yang menerima beasiswa Tanoto Foundation pada tahun 2016 ini. Secara rinci, jumlah tersebut terbagi menjadi beberapa kategori dari jenjang Sekolah Dasar hingga S2. Mereka mengalokasikan beasiswa Tanoto Foundation untuk 25 mahasiswa S2, 370 mahasiswa S1, 20 mahasiswa D3, serta 385 siswa SD hingga SMA.

Beasiswa Tanoto Foundation merupakan salah satu kegiatan Tanoto Foundation dalam bidang pendidikan yang cukup populer karena sudah sangat banyak pihak yang menerimanya. Hingga tahun 2015, diperkirakan sudah lebih dari 6.700 orang yang mendapatkannya.

Kegiatan Tanoto Foundation tersebut akan terus dijaga agar angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia kian meningkat. Pasalnya, level pendidikan yang meningkat seharusnya juga mampu membuat seseorang kian mandiri. Kalau itu terjadi, bangsa Indonesia akan menikmati buahnya. Kemajuan bakal dinikmati.

Selain memberi beasiswa, yayasan yang mendapat dukungan penuh dari keluarga Sukanto Tanoto ini juga aktif meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Peningkatan kualitas pendidikan kami lakukan melalui kemitraan dengan sekolah berbagai tingkatan, dari PAUD sampai perguruan tinggi. Baik dalam hal perbaikan sarana dan infrastruktur maupun peningkatan kapasitas guru dan staf pengajar,” papar Sihol.

Tidak berhenti di situ saja. Tanoto Foundation juga mendukung berdirinya Tanoto Forestry Information Center yang merupakan pusat informasi kehutanan di Institut Pertanian Bogor. Pusat informasi ini bertujuan untuk memberikan akses kepada pelajar, mahasiswa dan juga masyarakat terkait informasi mengenai kehutanan.

Mereka juga melatih para petani untuk mengembangkan kemampuannya. Dalam program ini, Tanoto Foundation menggandeng perusahaan Sukanto Tanoto untuk ikut membantu. Hingga kini, sudah ada 3.400 petani yang dilatih sistem pertanian terpadu. Selain itu, ada 29 ribu petani plasma sawit yang mendapatkan bimbingan untuk meningkatkan produktivitas tanamannya.

Sukanto Tanoto meyakini bahwa pendidikan merupakan cara terbaik dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Untuk itu, bersama dengan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup, pendidikan menjadi sektor yang selalu digarap serius oleh Tanoto Foundation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.